Geliat ekonomi kreatif di Desa Bandarsedayu tidak hanya lahir dari inovasi produk baru, tetapi juga dari ketekunan menjaga roda rantai pasok ( supply chain ) industri skala rumah tangga. Hal inilah yang tecermin dari usaha UMKM Kerupuk Rambak Putri Empat, sebuah usaha rumahan yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Bandarsedayu, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.
Di bawah tangan terampil Ibu Aliaturrofiah, UMKM ini memiliki keunikan tersendiri dalam model bisnisnya. Berbeda dengan produsen kerupuk pada umumnya yang menjual produk matang siap makan, Kerupuk Rambak Putri Empat berfokus pada produksi kerupuk rambak dalam bentuk mentah (belum digoreng).
Sinergi Bisnis Keluarga yang Menginspirasi
Proses pembuatan kerupuk rambak mentah tentu membutuhkan ketelatenan, mulai dari pembuatan adonan, pencetakan, hingga proses penjemuran yang sangat bergantung pada cuaca agar menghasilkan kerupuk yang bisa mekar sempurna saat digoreng nanti.
Menariknya, hasil produksi kerupuk mentah dari Ibu Aliaturrofiah ini memiliki kepastian pasar yang sangat jelas. Seluruh hasil produksi disetorkan ke pabrik pengolahan kerupuk milik sang adik. Ekosistem bisnis keluarga ini menjadi contoh cerdas bagaimana warga desa dapat saling bersinergi membangun perputaran ekonomi yang stabil dan saling menguntungkan. Sang kakak fokus pada penyediaan bahan mentah berkualitas, sementara sang adik fokus pada penggorengan dan distribusi skala besar.
Melestarikan Tradisi Melalui Jenang Lot
Tidak hanya piawai memproduksi kerupuk rambak mentah, Ibu Aliaturrofiah juga memiliki keahlian dalam membuat jajanan tradisional. Kerupuk Rambak Putri Empat turut menerima pesanan pembuatan Jenang Lot, sebuah penganan manis bertekstur legit dan kenyal yang sering menjadi primadona dalam acara-acara hajatan, syukuran, maupun hari raya.
Pembuatan Jenang Lot membutuhkan kesabaran ekstra karena proses mengaduk adonan di atas tungku memakan waktu berjam-jam untuk mendapatkan tekstur dan keawetan yang pas. Oleh karena itu, Ibu Aliaturrofiah melayani pembuatan Jenang Lot ini berdasarkan pesanan (made by order), sehingga konsumen selalu mendapatkan jenang dalam keadaan segar dan berkualitas terbaik.
Mendorong Potensi Melalui KKN
Bagi Tim KKN, keberadaan UMKM seperti Kerupuk Rambak Putri Empat adalah aset berharga bagi Desa Bandarsedayu. Kombinasi antara kepastian produksi kerupuk mentah dan fleksibilitas menerima pesanan kuliner tradisional seperti Jenang Lot membuktikan bahwa UMKM desa memiliki daya tahan dan strategi adaptasi yang luar biasa.
Ke depannya, publikasi yang lebih luas diharapkan dapat mendatangkan lebih banyak pesanan, khususnya untuk produk Jenang Lot, dari warga di luar Desa Bandarsedayu.
Informasi UMKM:
Nama Usaha: Kerupuk Rambak Putri Empat
Pemilik: Ibu Aliaturrofiah
Lokasi: Dusun Krajan, Desa Bandarsedayu, Kec. Windusari, Kab. Magelang
Produk/Layanan:
Produksi Kerupuk Rambak Mentah (Kemitraan Pabrik)
Menerima Pesanan Jenang Lot Tradisional
Lokasi UMKM: